Danau Lait, Pesona Wisata Alam dan Pedesaan - JELAJAH INDONESIA

Kumpulan tempat wisata indah dan unik di Indonesia

Danau Lait, Pesona Wisata Alam dan Pedesaan

Share This


IMG_20170621_152038
 Danau Lait dari dekat


Danau Lait, Pesona Wisata Alam dan Pedesaan. Libur panjang telah tiba dan sudah saatnya untuk kembali menjelajahi karya-karya indah dari Tuhan. Dalam kesempatan kali ini kami berkunjung ke suatu tempat yang memang belum akrab di telinga masyarakat Kalbar pada umumnya karena memang area ini jarang di kunjungi.

Tempat wisata ini membelah antara dua Kabupaten yakni terletak di Desa Subah Kabupaten Sanggau dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Kubu Raya. 

P_20170621_155341_HDR
Salah satu spot di tengah danau lait dengan perahu warga

Danau Lait, begitu warga sekitar mengenalnya. Area yang di padati dengan tumbuhan hijau lalu dilingkari dengan air jernih. Tentu suasana desa amat terasa disini karena letaknya juga tepat di pedesaan.

Udara yang segar dan adem menjadi keutamaan untuk bertandang ke tempat ini. Angin bertiup dengan manjanya membuat jiwa terasa damai dan tentram. 

Lalu apa aja ya yang ada di sana ?
Oke.. kita bahas dulu..
Danau Lait memiliki banyak keunikan, dari kejauhan tampak seperti Danau Sentarum mini sehingga banyak orang mengabadikan moment di pinggiran jalan yang memamerkan keindahan Danau Lait dari ketinggian.

DSC_0670
pemandangan sekitar danau, di tepian danau

Ternyata ketika kita sampai di tepian danau, memang tempat ini sangat indah dan cocok untuk destinasi wisata alam pedesaan. Kita akan dibawa menyatu dengan alam sekitar yang sunyi dan tidak terjangkau oleh jaringan internet.

Lalu, untuk menikmati pesona airnya, biasa sudah tersedia beberapa sampan lengkap dengan dayung yang dapat kita gunakan (tapi wajib dikembalikan pada tempat semula).

Saat berkeliling di sekitar pulau memang makin terlihat keindahan yang ditawarkan. Banyak pohon-pohon yang siap menyapa dan ingin bercanda ria dengan siapa saja yang datang. Air danau yang tenang dan jernih dapat terus dinikmati dan kesegarannya memberikan pencerahaan di jiwa.

IMG_20170621_145938
Danau Lait dari kejauhan

Tidak hanya itu, tempat ini juga cocok bagi yang suka memancing karena banyak ikan danau yang siap untuk menghampiri pancingan. Warga sekitar pun menggunakan danau ini sebagai mata pencaharian karena potensi ikan yang cukup memadai.

Salah satu keindahan pulau ini adalah Kelima pulau – pulau kecil yang mengelilingi itu dapat di akses dengan menggunakan klotok atau jongson. Pulau-pulau tersebut terdiri dari Pulau Ambos, Songe, Penyaok, Nyetnyet dan Lambung. Selain itu, kita pun akan semakin dimanjakan karena pulau ini dikelilingi oleh perbukitan, salah satu nya Bukit Tiong Kandang.
DSC_0621
Asik nya main sampan di danau lait

Para pengunjung dapat menikmati semuanya dengan menyewa atau meminjam (jika ada yang mau) klotok atau jongsong. Tetapi ini bisa dilakukan ketika air pasang karena jika surut hanya dapat dilewati dengan perahu saja.
Uniknya, tempat ini juga pernah dijadikan lokasi syuting film Tanah Surga “katanya” hadir salah satu artis senior Indonesia yaitu Dedy Mizwar. Tidak hanya itu, ada beberapa lagu daerah juga menggunakan keindahan Danau Lait sebagai tempat syuting video klip.
DSC_0681
sekitaran danau juga bagus untuk spot foto unik

Jadi tidak perlu diragukan lagi untuk keindahanya sangat cocok untuk keluarga dan kerabat. Aksesnya juga mudah dan biaya masuk gratis.
Tempat ini bisa diakses dengan kendaraan bermotor atau mobil hingga sampai di pinggiran danau.
P_20170621_155129_HDR
Traveker Girls lagi menikmati pesona danau lait

RUTE PERJALANAN
Untuk sampai di tempat ini tidak terlalu sulit. Kita bisa memulai perjalanan dari Pontianak kemudian menuju Sungai Ambawang dan langsung ke Lait. Nanti masuk ke simpang Subah (sebelah kanan dari Pontianak. Jika tidak tau bisa bertanya kepada warga sekitar. 
Lalu masuk saja dan sampai di tempatnya
Tapi saya sarankan sih ikut dengan orang yang sudah tahu atau minta antar dari simpang subah ke simpang danau kepada warga sekitar (warga yang tinggal di dekat simpang subah).


Karena jalanan masih hutan sehingga tidak banyak kendaraan berlalu lalang. Paling setiap 30 menit sekali baru ada. 

4 komentar:

  1. bagus alamnya masih asri gitu,

    BalasHapus
  2. insya allah ke sana.. 😁😁😁

    BalasHapus
  3. Numpang bertanya...apa boleh mancing ???

    BalasHapus

Pages