Ticker

6/recent/ticker-posts

Menikmati Sajian Lengkap di Zona Seafood Pontianak

Sebagai negara maritim, Indonesia memang kaya dengan sajian makanan dari laut. Beragam jenis masakan dari hasil laut dapat kita nikmati dengan cita rasa yang berbeda-beda. Seafood atau makanan laut jadi salahsatu favorite santapan orang Indonesia, termasuk aku.

Bicara seafood, ternyata ada tempat yang baru buka di area kampusku. Aku memang suka mencoba tempat-tempat baru karena penasaran dengan suguhan mereka. Ternyata, beberapa waktu lalu telah diresmikan ZONNA SEAFOOD di Jalan Reformasi gang Sospol, tidak jauh dari jalan masuk sepakat dua atau depan Alibaba Cafe.

Zonna Seafood ini menyediakan beragam jenis masakan dari laut, masakan Indonesia. Mulai dari ikan nila, kepiting, kerang, cumi, hingga udang. Semua disajikan dengan macam-macam rasa. Udah nggak sabar kan mau cicipin langsung semua sajian ini. Aku bakal bahas satu-satu menu makanannya.


Udang

Dari semua seafood, aku memang lebih suka udang karena dagingnya kenyal-kenyal dan gurih. Tapi, yang lain juga tak kalah nikmat. Kalau di Zonna Seafood, udang tidak hanya dapat dinikmati dengan satu rasa saja tetapi disajikan dengan berbagai varian. Kita bisa memesan udang asam manis, saus pedas atau lada hitam.

Aku baru nyobain udang bakar lada hitam. Seperti biasa, udang bakar ini akan dikemas dengan tusukan seperti sate. Rasanya gurih, bumbunya menyerap banget dan nempel di lidah. Tapi, meski udang bakar, tapi rasanya agak mendekati rasa ayam. Aku suka paduan rempah-rempahnya yang nyatu banget jadi ngga terasa tusuk demi tusuk habis.


Kerang

Makan seafood tak salah kalau tidak ada kerangnya. Sama seperti udang, kerang ini disajikan dengan tiga varian rassa, asam manis, saos pedas dan lada hitam. Lagi-lagi, aku cobain yang lada hitam. Tapi, sebagai orang yang tidak terlalu suka makan pedas, aku memang tidak kuat makan kerangnya. Rasa pedasnya beda dengan yang lain, baru menghabiskan satu kerang saja langsung bisa menghabiskan satu gelas teh es untuk hilangkan rasa pedasnya (dasar aku). 

Akhirnya, aku cuma menyantap kuahnya saja karena memang bumbunya lebih meresap dan setelah dicampur ke nasi itu rasanya tambah nikmat. Cobain aja deh. Tapi, untuk kalian yang sama kayak aku, nggak tahan pedas, boleh bilang ke pelayannya untuk mengurangi cabe karena memang cukup pedas sih.


Cumi

Nah, cumi ini memang beda dari yang lain. Aku juga sangat suka kuahnya karena agak kental tapi sedikit manis dan tidak pedas. Iya, aku makan yang asam manis jadinya bisa dinikmati dengan nyaman. Cumi ini dipotong kecil-kecil lalu dimasak dengan bumbu lengkap. Bagi pecinta cumi, sepertinya satu porsi nggak bakal cukup, bumbunya guriihhh banget.


Kepiting

Kepiting lada hitam udah bersiap disantap. Lagi-lagi aku memesan yang lada hitam, tapi memang pedasnya tidak seperti kerang. Aku juga nggak tau kenapa tapi kepiting berhasil aku habiskan sendiri. Kepiting ini tidak sendiri, tapi ada sepotong jagung menemaninya jadi membuat sajian ini semakin lengkap.

Kepiting ini macam-macam ukurannya, semakin besar maka semakin banyak juga dagingnya. Sedangkan kalau mau porsi kecil, dagingnya tidak terlalu banyak.


Nasi Keranjang Udang 

Kemasan nasi ini yang paling aku suka. Disajikan di atas daun pisang yang dibentuk seperti keranjang (yang biasa waktu kecil kita bikin dari kertas). Memang kalau nasi disajikan dengan dedaunan, rasanya jadi berbeda, lebih manis dan terasa alami.

Lalu, di atas nasi ditaburi dengan udang asam manis. Rasanya tambah nikmat, sebagai pecinta udang, tentu saja tak ingin aku sia-siakan semua yang tersedia di depan mata. Sikaat semua :)

Menariknya nih, Zonna Seafood berada di zona kampus dan dekat dengan reformasi, surganya warung kopi mahasiswa. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, untuk semua paket berkisar di angka 15.000 hingga 25.000 saja, cocok banget dengan kantong mahasiswa dan juga pekerja.

Enaknya dapat, tapi tidak bikin kantong bocor. 

Posting Komentar

0 Komentar