Senin, 08 Januari 2018

Tempat Hits Anak Muda di Kubu Raya


IMG_3924
taman bunga mini di Borneo Bussines Icon

Tempat Hits Anak Muda di Kubu Raya. Sejak dua bulan yang lalu sosial media dipenuhi dengan gambar berlatar belakang yang sama. Aku melihat pemandangan tersebut memang tidak asing, rasa-rasanya sering dilihat.

Benar saja, tempat tersebut berada di jalan menuju tempat tinggalku. Tapi entah mengapa belum pernah menyempatkan diri untuk melihat-lihat atau mengambil gambar di situ.

Namun, semakin hari semakin banyak foto yang beredar dari sudut pandang yang berbeda. Kelihatannya sangat indah dan menggoda. Hal ini lah yang mendorong raga ku untuk segera melabuhkan diri di halaman hijau penuh hiasan menjulang tinggi.


IMG_3929
icon nama tempat borneo bussiness icon

Nama nya Borneo Bussines Icon, area pergudangan yang tertata rapi ini berada di perbatasan wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sehingga wajar saja banyak orang yang datang untuk menikmati manis nya sore hari tanpa harus menunggu liburan.

Kawasannya yang mudah dijangkau memang menjadi nilai tambah Tidak hanya itu, meski berada tidak jauh dari kawasan perkotaan, tetapi area ini masih layak dijadikan tempat wisata.

Taman mini dengan rerumputan hijau menjadi pilihan untuk bersantai dengan sanak saudara. Wajar saja meski sudah hits sejak beberapa bulan lalu, hingga kini kawasan ini masih selalu ramai didatangi pengunjung.


IMG_3917
Bersantai di halaman hijau nan sejuk

Desain bangunan yang unik membuat foto instagramble banget sehingga bisa dijadikan unggahan untuk quotes-quotes indah (Tapi jangan foto selfie lalu captionnya menggunakan quote mas Tere Liye).

Tidak hanya itu, huruf-huruf yang tingginya hampir sama dengan tinggi orang dewasa membuatnya semakin menarik untuk berpose di huruf kesukaan (entah inisial mantan atau gebetan).

IMG_3930
Icon huruf sesuai keinginan memilih nya

Tempat seperti ini memang agak sulit ditemui karena ada taman bunga mungil menambah manisnya foto-foto kita. Tidak hanya manis sih tapi juga cantik dan membuat mata terpana memandangnya.

Selain itu, kawasan ini juga masih segar dan nyaman untuk di kunjungi. Dan yang paling penting masuknya gratissssssss....

Selain tempatnya yang unik dan nyaman, di sini terdapat banyak jajanan untuk menyeka lapar dan sekaligus mengulang masa kecil dengan jajanan sosis atau telur tusuk. Suasana tambah adem dengan es kelapa muda.

IMG_3953
Menikmati jajanan


Yaah,, karena tempatnya dekat dengan kediaman jadi ketika berada disini kok ya seperti pengunjung dari jauh padahal tidak sampai 5 menit juga udah tiba di rumah.

Selamat menikmati wisata ala anak hits zaman now
Jangan lupa untuk terus menjaga kebersihan lingkungan yaaa..

Danau Sentarum : Danau Langka dan Unik di Jantung Borneo (Part II)


IMG_4914%2B%2528FILEminimizer%2529
Perjalanan menuju Kampung Semanggit
Danau Sentarum : Danau Langka dan Unik di Jantung Borneo (Part II). Memiliki hobi jalan-jalan memang sebuah anugerah yang tak terhelakan karena dengan menjelajahi alam adalahs salah satu bentuk rasa syukur kita.

Nah, kami akan melanjutkan cerita ketika menjelajahi Danau Sentarum Putusibau yang sebelumnya sudah sempat diceritakan rute perjalanan dan keseruan mendaki Bukit Tekenang.

Selain adanya bukit untuk melihat hamparan danau-danau di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum, kita juga dapat berkunjung ke beberapa kampung penghasil madu hutan. Salah satunya adalah Semanggit. Kampung ini tidak jauh dari Bukit Tekenang, hanya 30 menit saja jarak tempuhnya.

IMG_5114%2B%2528FILEminimizer%2529
Kampung Semanggit


Tempat ini merupakan salah satu daerah penghasil madu hutan atau apisdorsata. Kita dapat minum madu langsung setelah di panen dan dapat melihat langsung panen Madu Hutan di Semanggit.

Selain dapat menikmati keindahan alamnya, kita juga akan merasakan aktivitas sehari-hari dari masyarakat sekitar. Alam yang asri, lingkungan yang ramah membuat hati terasa damai ketika berada di sana. 


IMG_4963%2B%2528FILEminimizer%2529
Pelabuhan 


Tidak hanya itu, sungai yang mengalir dengan santainya menambah suasana hari semakin adem dan menyenangkan. Masyarakatnya pun ramah dan asik di ajak ngobrol sehingga kita yang datang pun merasa di sambut oleh mereka.

Tapi, kendaraan di sana memang terbilang masih sedikit karena hanya bisa menggunakan speed boat saja dan itu menjadi kendaraan pribadi masyarakat sekitar.  Lalu, ketika kita dari Semanggit dan menuju ke Lanjak, ada tempat istirahat sebentar yakni di Pulau Melayu.

IMG_4927%2B%2528FILEminimizer%2529
Pulau Melayu


Tempat ini akan memanjakan kita dengan pemandangan yang tiada duanya dan juga di sana ada rumah untuk beristirahat. Tapi, yang buat saya sangat suka adalah tempat ini berdiri di sekeliling danau sehingga kita dapat melihat semua sisi kawasan danau dari satu pulau.

IMG_5273
Pasca Panen Madu


Bagaimana menjangkaunya ?

Untuk sampai ke tempat ini ada dua rute yang pertama bisa menggunakan jalur darat dari Pontianak hingga ke Lanjak kemudian dari Lanjak kita menggunakan speed boat untuk sampai ke lokasi.

Lalu, kedua adalah jalur udara dari Pontianak ke Putusibau kemudian dari Putusibau ke Lanjak harus menggunakan mobil maupun motor. Jarak tempuh 2 jam 30 menit dan setelah sampai ke Lanjak harus sewa speed boat untuk pergi ke lokasi.

Menggunakan jalur darat : Alokasi waktu kurang lebih 18 jam ( Pontianak - Lanjak )
Jalur udara                        : Alokasi waktu 3 jam 30 menit ( Pontianak - Lanjak )

IMG_5420
Minum Madu


Biaya 

Kata orang untuk sesuatu yang indah memang butuh dana yang besar pula. Memang untuk ke Danau Sentarum ini kita harus menyiapkan dana yang lumayan menguras dompet yakni Tiket Pesawat atau Tiket taksi maupun bis. (harga berubah-rubah, bisa cek setiap saat)

Lalu, untuk speed boat lebih kurang 1.200.000 ( Satu juta dua ratus ribu ) untuk sekali jalan dan hanya muat 3 - 4 orang saja.

Tapi, bisa juga di nego sampai 900.000 ( Sembilan Ratus Ribu ). Namun, ketika kita ingin menginap harga nya lain lagi, tergantung kesepakatan kita dengan pemilik speed.

IMG_5120%2B%2528FILEminimizer%2529
Kampung Semanggit

Danau Sentarum : Danau Langka dan Unik di Jantung Borneo (Part I)


IMG_4720
Danau Sentarum dari ketinggian, Bukit Tekenang
Danau Sentarum : Danau Langka dan Unik di Jantung Borneo (Part I). Rintik hujan menghiasi perjalanan kami ketika akan menyusuri danau terluas di Kalimantan Barat. Terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, kawasan Danau Sentarum ini pada tahun 1999 ditetapkan sebagai Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) yang terdiri dari pulau kecil dan besar.

Pada kawasan ini dipenuhi oleh Pohon Putat sehingga speed boat yang kami gunakan melintasi pohon-pohon ini. Kebetulan ketika berpergian bertepatan dengan musim penghujan sehingga air memenuhi kawasan danau tersebut.

IMG_4755
Kawasan Danau Sentarum


Rasanya amat menyenangkan berada di tempat sebagai Jantung Borneo ini dan mengamati langsung pusat sungai terpanjang di Indonesia, yakni Sungai Kapuas. Daerah ini lah yang mengatur arus air agar tidak terjadi penumpukan atau kekeringan di kawasan Sungai Kapuas.

Memiliki kawasan luas sekitar 132.000 hektar, Danau Sentarum memiliki daya tarik tersendiri untuk ekowisata yang siap menjamu para pengunjungnya. Keindahan danau yang luas menjadi daya tarik tersendiri karena tidak hanya bersentuhan langsung dengan kawasan asri, tetapi mata akan dimanjakan oleh jajaran pegunungan.

Selama perjalanan mengitari danau, tidak ada habis-habisnya keinginan kami untuk mengabadikan setiap spot foto maupun video. Tidak peduli juga dengan speedboat yang bergoyang karena hentakan ombak, rasa bahagia tak dapat terbendung kala menikmati surga kecil di tanah Borneo ini.

IMG_4660
Kawasan Guest House Bukit Tekenang


Untuk menikmati seluruh pemandangan indah ini, kami mendaki di Bukit Tekenang yang menjadi tempat favorite bagi wisatawan karena di sini sudah tersedia tempat mendaki yang mudah dijajal dan memiliki rumah kecil sebagai tempat mengabadikan indahnya Danau Sentarum dari ketinggian.

Di sini, kita akan disuguhkan panorama alam dengan angin segar nya dan jauh dari keramaian. Hanya ada beberapa rumah warga yang mengapung di danau. Namun, para pengunjung tidak perlu khawatir sebab sudah disediakan Guest House sebagai tempat beristirahat atau menginap.


IMG_4675
Pondok untuk pengambilan gambar Danau Sentarum dari ketinggian Bukit Tekenang


Fasilitas di Bukit Tekenang sederhana tapi bisa menjamu kebutuhan para wisatawan. Makanan khas masyarakat danau siap menjadi hidangan makan pagi hingga malam hari. Sebagai penghasil ikan toman, maka sudah pasti lidah akan digoyang dengan kenikmatan ikan toman bakar maupun asam pedam.

Rasa nya tidak perlu diragukan lagi, sangat lezaaatttttt..
Tempat menginap juga nyaman dan aman karena disertai ruangan besar dan kasur serta bantal yang dapat digunakan 5 hingga 10 orang dalam satu kamar.

IMG_4856
Perjalanan menyusuri Danau Sentarum dengan speedboat


Keindahan Danau Sentarum yang menarik perhatian para wisatawan lokal maupun internasional memang tidak mengecewakan. Kami seolah-olah sedang berada dalam dunia lain karena memang pemandangan seperti ini tidak akan ditemui pada belahan dunia manapun. Menurut data pariwisata Kapuas Hulu, setiap tahun pengunjung selalu bertambah karena banyak orang yang ingin melihat langsung indahnya karya Tuhan di tanah Borneo.

Lelah dan bosan tidak terasa meskipun hampir 20 jam menerjang perjalanan mulai dari Kota Pontianak hingga ke Putusibau dan dilanjutkan ke Lanjak sebagai titik akhir perjalanan darat sebelum menggunakan speedboat yang menjadi satu-satunya transportasi danau.

Wajar perjalanan agak lama karena kami kehabisan tiket pesawat dari Pontianak ke Putusibau. Padahal, ketika menggunakan transportasi udara, perjalanan hanya memerlukan waktu satu jam saja untuk sampai ke Putusibau dan dapat melanjutkan ke Lanjak dengan waktu tempuh 2 jam 30 menit.

IMG_4955
Hamparan bukit di kawasan Danau Sentarum


Perbedaan alokasi waktu antara jalur darat dan udara yang sangat signifikan ini karena Kapuas Hulu menjadi kabupaten penuntup Kalimantan Barat dan berbatasan langsung dengan Malaysia sehingga harus melewati beberapa kabupaten untuk bisa sampai di tempat tersebut.

Tetapi, para wisatawan tidak perlu khawatir karena akses jalan sudah bagus dan dapat menggunakan angkutan umum maupun mobil pribadi atau sepeda motor.
Untungnya, ketika menggunakan jalur darat, kita dapat menikmati keindahan alam di Sintang yakni Bukit Kelam sebagai icon Sintang. Keindahan Bukit batu ini cukup menarik perhatian dan menjadi tempat berfoto yang indah.

IMG_4529
Indahnya Danau Sentarum dengan bentangan bukit-bukit

Sekian dulu ceritanya, saya akan melanjutkan sisi lain Danau Sentarum pada postingan.

Selamat berwisata.
Tetap jaga dan lestarikan lingkungan.

Menikmati Keindahan Telaga Warna, Puncak Bogor

IMG_20170819_111606
Perahu di tengah telaga warna


Menikmati Keindahan Telaga Warna, Puncak Bogor. Jalan-jalan merupakan satu keharusan bagi setiap insan. Hal ini dibutuhkan agar kita lebih menikmati hidup dan merasakan indahnya karya Tuhan.

Ngomongin jalan-jalan, rasanya belum afdol kalau tidak menikmati sapaan lembut dari Puncak, Bogor Jawa Barat. Tempat ini memang udah sangat terkenal dan sering dikunjungi bahkan tidak jarang menjadi tempat favorit artis ibukota menghabiskan waktu liburan.

Tidak mau ketinggalan juga ingin menikmati hamparan kebun teh yang ada dengan tataan rapi dan unik. Kebetulan punya kesempatan berkunjung ke Jawa Barat, kami pun menghabiskan waktu untuk mengitari Puncak,Bogor.

Ternyata, ada yang menarik perhatian di sana. Tepat di sebelah kebuh teh terdapat satu telaga warna dan cukup membuat hati tergoda melihatnya. Tanpa pikir panjang, kaki kami terus melangkah menuju telaga ini.

IMG_20170819_123358
Monyet yang biasa di kasi makan di dekat telaga warna


Pemandangan yang indah dihiasi rindangnya pepohonan. Menariknya, di sini banyak monyet berkeliaran dan ada kebiasaan pengunjung memberi makan mereka dengan kacang kulit. Persediaan makanan sudah ada dan bisa didapatkan kepada ibu-ibu penjual kacang kulit keliling khusus untuk menjamu para pengjung yang hendak bercengkrama langsung dengan para monyet ini.

IMG_20170819_112100
telaga warna dan hamparan hijau pepohonan


Menariknya, di balik indahnya telaga warna ini ada kisah misterius di dalamnya. Dahulu Telaga Warna adalah patilasan atau peninggalan Kerajaan Kutatanggeuhan yakni sebuah kerajaan yang berpusat di lereng Gunung Lemo, Komplek Gunung Megamendung. Kerajaan Kutatanggeuhan dipimpin oleh seorang raja yang arif dan bijaksana bernama Prabu Suarnalaya dengan permaisurinya bernama Purbamanah.

Namun sayang, sang Raja dan Permaisuri tidak juga dikarunia anak sehingga membuat sang Raja bertapa. Sekian lama bertapa akhirnya ia mendapat petunjung untuk memunggut anak angkat. Beberapa waktu kemudian, sang isteri pun mengandung dan kabar ini disambut dengan suka cita oleh warga kerajaan.

VID_20170819_121422
kasi makan monyet


Akhirnya, sang Permasyuri pun melahirkan seorang puteri cantik. Singkat waktu, sang Puteri pun telah menjadi dewasa hingga sang ayah mengadakan pesta tetapi Puteri yang disayanginya tersebut tidak terima dikasi hadiah kalung.

Kenyataan ini membuat pilu sang ibunda sehingga ia menangis. Tiba-tiba di bagian pendopo mengeluarkan air dan kian lama makin membesar dan keluar dengan derasnya. Lalu, kerajaan itu lenyap ditenggelam dan yang ada hanya telaga yang indah dengan balutan pepohonan hijau.

Uniknya lagi, warna telaga ini sering berubah-rubah, kadang berwarna merah, kadang hijau. Perubahan ini pun tidak diketahui sebab nya dan masih menjadi misteri.

IMG_20170819_113238
perahu dari dekat telaga warna


Asiknya jalan-jalan sambil menggali pengetahuan sejarah. Tidak hanya itu, para pengjung dapat menikmati danau dari atas dengan flying fox dan berfoto langsung jadi serta hasilnya instagramable banget.

Biaya masuk juga terbilang murah, cukup dengan 8.500 (delapan ribu lima ratus rupiah) kita sudah bisa menikmati semuanya.

Menikmati Suguhan di Farm House, Bandung


IMG_2141
Kostum ini dapat disewa dan digunakan selama berwisata di Farm House

Menikmati Suguhan di Farm House, Bandung Matahari bersinar dengan teriknya meski sudah mulai sore tetapi ia seakan tak mau meninggalkan tugas memberi seberkas cahaya bagi umat manusia.

Dengan menggunakan sepeda motor, kami melaju menuju satu tempat wisata baru yang ada di Bandung. Kendaraan pun sudah terparkir rapi dan saya bersiap-siap menyebrangi jalan raya dan langsung disambut papan besar bertuliskan "FARM HOUSE LEMBANG BANDUNG"

Tidak hanya itu, sapaan kembali datang dari dedaunan hijau nan asri dan siap memberikan kesejukan bagi kami. Kaki ini terus melankah, tidak peduli berbeda arah dengan mata, seakan lirikan tidak bisa hanya disatu titik saja karena begitu indah tempat ini.

IMG_2065
Gembok Cinta

Sepertinya belum pernah melihat hal-hal yang seperti ini. Sambil menikmati hembusan angin aku bertanya apa saja yang ada di dalam sana. Teman ku sekaligus pemandu wisata menjelaskan ada banyak tempat istimewa, seperti gembok cinta, taman bunga, rumah-rumah ala Eropa, dan yang lebih asik adalah kesempatan memberi makan kambing dan domba.

Pertama-tama kami berkunjung ke gembok cinta. Sepanjang tangga gembok-gembok ini telah tersusun rapi. Mataku langsung diingatkan oleh drama Korea yang sering kami tonton, katanya disini adalah tempat mengikat cinta dan tidak akan bisa terpisahkan.

Setiap pengunjung akan mengambil satu gembok sesuai selera lalu memberi nama pasangannya. Setelah itu, gembok tadi dikunci bersama gembok-gembok lainnya. Di atas sana sudah disiapkan satu kolam buatan tempat menyimpan kunci agar tidak ada yang bisa mengambilnya.

IMG_2099
rumah mini


Asik juga yaa, meski tidak pernah ke Korea tapi setidaknya dapat mengikat cinta di Farm House. Uniknya lagi, tidak hanya pasangan kekasih yang mengikat jalinan cinta tetapi ada mereka yang sudah berkeluarga juga.

Puas menikmati warna warni gembok cinta, kami melanjutkan perjalanan melihat taman bunga. Kelihatannya memang menarik karena tepat di depan terdapat rumah mini, tempat yang pas untuk foto dan instagramable banget.

Kami pun mengelilingi semua suguhan wisata yang ada dan puas foto-foto. Lalu, tepat di ujung ada satu tempat untuk bersantai, pemandangannya cukup menawan karena bersentuhan langsung dengan hutan dan kebun masyarakat.


IMG_2151
tempat bersantai yang nyaman dan bersih


Beberapa kandang kambing pun siap menyambut, kita diperbolehkan memberi mereka makan. Tenang, hewannya jinak dan asik di ajak bermain.

Mendekati pintu keluar, mata kembali dimanjakan oleh indahnya penataan tempat ini dan menariknya, di halaman mini dilepaskan domba-domba lucu. Kita boleh bermain dengan mereka sesuka hati termasuk berfoto dan memberi makan.

Satu hal juga yang paling saya suka ketika di Farm House, tiket masuk kita ditukarkan dengan susu segar, susu sapi asli dan hanya ada di Farm House. Rasa nya sangat beragam, kala itu aku pilih rasa coklat. Sampai sekarang aku masih merindukan susu itu dan ingin rasanya minum lagi, rasa khas dan berbeda dari susu-susu yang pernah aku minum sebelumnya.

IMG_2156
halaman domba domba


Kita juga dimudahkan berkunjung karena letaknya tepat dipinggir jalan raya serta tiket masuk tidak lah mahal, cukup 25.000 ( dua puluh lima ribu ) , para pengunjung sudah bisa merasakan semua suguhan yang diberikan.

Selamat berwisata..
Jaga kebersihan lingkungan...