Kamis, 28 Juni 2018

7 Fakta Danau Lait Yang Belum Banyak Diketahui

Danau Lait

Suasana kota yang sesak memang buat hati tak tenang. Udara kotor dan panas, belum lagi banyak kendaraan jadi tambah polusi. Tapi semua harus dinikmati karena tuntutan pekerjaan demi sesuap nasi untuk keluarga dan menimba ilmu untuk masa depan yang lebih baik.

Untuk menghilangkan rasa penat dan menikmati udara segar, sesekali harus berpergian ke tempat wisata, udara segar dan alam masih asri. Kalimantan Barat menjadi kepingan surga karena di setiap daerah memiliki tempat yang indah dan siap memanjakan jiwa. Tapi sayang, biasanya tempat tersebut jauh dari perkotaan sehingga butuh waktu yang lama untuk sampai ke lokasi.

Spot Foto Danau Lait

Baru-baru ini telah dirilis tempat wisata alam yang menjawab kegaduhan kita semua. Tak perlu pergi jauh untuk menikmati udara yang segar dengan pemandangan yang indah. Awal tahun 2018 telah resmi dibuka Wisata Danau Lait. Wisata baru dan memikat hati, tak sedikit yang berkunjung ke sana untuk bersatu dan melebur dengan alam. Tapi, tahukah kita fakta di balik Danau Lait ?
Yuk, kita simak berikut ini.


1. Dua Jam dari Kota Pontianak

Tidak perlu jauh-jauh untuk menikmati pesona alam. Hanya membutuhkan 2 jam perjalanan dari Kota Pontianak untuk sampai di Danau Lait, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Jarak ini cukup dekat dan mudah di akses oleh semua kalangan.

Danau Lait dari Kejauhan

2. Miniatur Danau Sentarum

Terdiri dari 7 danau yang saling bertemu. Danau Lait digadang-gadang sebagai miniatur Danau Sentarum Putusibau, Kapuas Hulu. Danau langka yang hanya ada di Kalimantan Barat. Indah dengan hamparan hijaunya, luas dan tenang airnya. Bukit-bukit menjadi pemanis di sekitarnya, begitu pula dengan Danau Lait ini, indah dan memesona dengan kehadiran bukit yang kita saksikan di sekitarnya.

Baca Juga: Danau Sentarum, Danau Langka dan Unik di Jantung Borneo
3. Murah Meriah

Berwisata biasanya harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit, mulai dari tiket masuk hingga jajanannya. Namun, di Danau Lait tidaklah begitu, cukup membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah maka kita udah bisa menikmati semuanya. Ini juga udah termasuk biaya parkir, murah banget kan.



4. Ada Wahana Bermain

Menikmati pemandangan saja rasanya belum cukup tanpa melebur dengan berbagai wahana yang disediakan. Danau Lait menyediakan beberapa wahana permainan air, ada bebek engkol, sampan dan juga speedboat untuk keliling danau. Untuk bermain sampan, dalam waktu 30 menit hanya cukup membayar 20.000, sedangkan bebek engkol 25.000.

Wahana Bermain Bebek Engkol


5. Banyak Spot Selfie

Liburan tidak sah tanpa pengabadian. Foto dan video menjadi kunci terbaiknya. Danau Lait menyediakan banyak spot selfie untuk para pengunjung, mulai dari yang berlatar danau dan pengunungan hingga hutan. Tapi, kebanyakan dan paling terkenal adalah spot selfie LOVE.

Spot Foto LoVE


6. Berlatar Kebun Karet

Uniknya, Danau Lait ini berlatar kebun karet yang rapi dan bersih. Tidak heran akhirnya dijadikan tempat untuk kemah. Udaranya sejuk dan menyegarkan jiwa. Tempat ini juga cocok dijadikan spot foto. Tapi, paling menarik adalah bisa hammock-an dengan nyaman.

Kebun Karet


7. Tempat Peresmian GenPi Kalbar

Sebelum dikenal banyak orang, Danau Lait seperti kepingan surga yang tersembunyi. Akhirnya ditemukan dan dikelola kerjasama Pokdarwis dan juga Generasi Pemuda Indonesia (Genpi) Kalimantan Barat. Tempat ini sekaligus menjadi saksi terbentuknya Genpi Kalbar. Pemandangan yang indah dan memikat jiwa telah terpatrikan di Danau Lait.

Sebelum dikenal hingga ke sudut kota, tahun 2017 lalu saya ke Danau Lait. Lihat perbedaannya sebelum dan sesudah dikelola

Baca : Danau Lait, Pesona Wisata Alam dan Pedesaan
Foto ayunan


Jumat, 01 Juni 2018

Pantai Pulau Datok, Tempat Menikmati Angin Segar di Sukadana

Pantai Pulau Datok

Bicara soal keindahan pantai memang tak akan ada habis-habisnya. Karena pantai selalu menawarkan keindahannya setiap saat, apalagi senjanya. Dimanapun pantai berada, senjanya selalu indah dan memesona.

Kalimantan Barat menjadi kepingan surga yang terlihat. Banyak sekali tenpat indah di sini, mulai dari pantai, air terjun, bukit, hingga pulau yang membentang alam semesta. Bicara soal pulau, Kalbar memiliki banyak keunggulan karena tak kalah dengan daerah lain.

Salah satunya adalah Pantai Pulau Datok. Berada di Sukadana, Kayong Utara. Tempat ini menjadi saksi festival nasional yang bertajuk Sail Karimata 2016 dengan menghadirkan berbagai elemen untuk terlibat dan menyaksikan keindahan Kalbar dari dekat.

Pelataran Pulau Datok


Pantai Pulau Datok jika dilihat sekilas memang seperti pantai pada umumnya, tetapi ada yang unik. Selain ada pantai yang dapat dinikmati sebagai tempat diving, Pantai Pulau Datok juga menjadi spot terbaik memancing. Bagi yang hobi mancing, disini tempatnya.

Selain itu juga, terdapat pulau-pulau kecil yang mengitari tempat ini. Kehadiran pulau kecil ini menambah keindahan dari Pantai Pulau Datok sehingga dapat menjadi alternatif jalan-jalan bersama teman sehobi.

Saya yang baru pertama kali bertandang ke tempat ini merasa kagum karena keindahan yang dipancarkan begitu memesona. Hampir-hampir tak mampu berkedip mata memandangnya. Kami memulai perjalanan dipesisir pantai, memandangi setiap sisi yang ada. Terdapat warung-warung untuk bersantai dan menikmati angin di siang hari.



Sunset di Pulau Datok


Tak mau ketinggalan, teman-teman saya memilih bermain cano sembari mencari spot diving. Sepertinya memang menyenangkan tetapi waktu tak mengizinkan saya ikut sehingga hanya dapat memandangi dari jauh saja. Tapi, kelihatannya mereka sangat antusias dan menyelesaikan misi untuk diving d Pulau Datok.

Perasaan sendu karena tak bisa ikut diving, saya pun mulai berkeliling dan akhirnya mendapatkan spot untuk menggantung hammock. Banyak pohon-pohon berjejer rapi sehingga boleh dimanfaatkan untuk hammock-an. Anginnya sangat menggoda, kami terdiam dan akhirnya tertidur. Betapa asrinya tempatnya, udaranya segar dan tentunya membuat hati semakin rindu.

Hammock-an sudah usai dan bermain cano juga usai, sekarang saatnya menikmati air kelapa muda khas pantai. Sembari menunggu sunset, sang cinta yang dinanti, kami menyediakan waktu bersenandung ria di pelataran pantai. Karena dekat dengan hutan, di Pantai Pulau Datok juga biasanya ada monyet berkeliaran tetapi hanya di pantai paling ujung sayap kiri.

Sunset Pulau Datok
Sunset yang dinanti kini telah tiba. Begitu indah, sangat cantik. Memang senja selalu menawarkan kecantikkannya agar siapa saja yang melihat menjadi candu dan rindu. Mereka akan datang lagi untuk kembali menikmati keindahan itu.

Puas sudah bermain di Pantai Pulau Datok, pekat malam mulai muncul. Akan lebih nikmat jika ada acara bakar-bakar ikan. Kebetulan ini adalah daerah pesisir sehingga banyak iklan yang nikmat untuk di santap. Dua ekor ikan toman pun menjadi sasaran untuk di bakar malam itu. Semua selesai dan Pulau Datok selesai dinikmati.

Pantai Pulau Datok
Pantai Pulau Datok ini dapat didatangi dengan tiga jalur, air, darat dan udara. Jika memutuskan menggunakan jalur air maka boleh dengan speedboat dari Pontianak tujuan Sukadana, perjalanan kurang lebih 5 jam. Sedangkan jika lewat darat dapat dengan kendaraan pribadi dari Pontianak ke Sukadana, perjalanan bisa hingga 12 jam.
Jika ingin lebih cepat, dapat menggunakan pesawat dari Pontianak ke Ketapang. Kemudian transit lagi dari Ketapang ke Sukadana, perjalanan kurang lebih 3 jam.
Untuk biaya, kurang dari 500.000,-






Minggu, 11 Februari 2018

7 Fakta Bukit Jamur, Nomor 5 Bikin Penasaran


Pemandangan Bukit Jamur dari Puncak

7 Fakta Bukit Jamur, Nomor 5 Bikin Penasaran. Bukit Jamur menjadi tempat wisata yang digandrungi banyak orang sejak tahun 2014 lalu. Semua akun media sosial ku di penuhi oleh foto-foto kerabat yang liburan ke Bukit Jamur.

Rasa penasaran datang menghampiri, bukit yang fenomenal pun dijadikan target untuk mengisi liburan berikutnya. Akhirnya, pada Mei 2015, kami memutuskan berlibur ke Bukit Jamur.

Kesan pertama adalah rasa damai yang terpancar dari keadaan alam nan indah dan asri. Akan tetapi, tahukah kita apa saja yang menjadi daya tarik Bukit Jamur ?
Beriku ini akan kami paparkan fakta unik dari Bukit Jamur :

1. Hits Tahun 2014

Wisata Bukit Jamur ini hits sejak tahun 2014. Banyak orang yang menghabiskan waktu bersama orang terdekat untuk liburan di Bukit Jamur. Tidak hanya anak muda, orang tua pun ikut meramaikan Bukit Jamur ini.

2. Dijuluki Negeri di Atas Awan

Bukit Jamur ini mendapat julukan negeri di atas awan. Hal ini karena setiap pengunjung yang datang akan dimanjakan oleh pemandangan hamparan awan. Bahkan, awan putih menari dengan manjanya di hadapan kita ketika pagi hari. Inilah yang menambah daya tarik dari Bukit Jamur sehingga setiap orang ingin datang berkunjung.

Foto di atas batu besar dengan background awan


3. Memiliki Dua Rute Mencapai Puncak

Supaya dapat mencapai puncak, pengunjung dapat memilih dua jalur yakni jalur tangga yang di buat oleh masyarakat sekitar atau melewati hutan. Apabila memilih tangga, musim hujan sangat licin kemudian waktu tempuh lebih lama, selisih dengan lewat hutan sekitar satu jam. Akan tetapi, jika musim kemarau, boleh lewat tangga ini.
Yang kedua, lewat hutan. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan melewati sungai yang jernih sehingga dapat minum air segar dan mandi bersih.
Waktu tempuh satu jam tiga puluh menit sampai dua jam, tergantung kecepatan jalan kaki.

Rute perjalanan melalui hutan


4. Ada Pemandu Jalan

Bagi yang belum pernah berkunjung, tidak perlu khawatir karena ada pemandu jalan yang siap mengantarkan pengunjung sampai ke puncak. Uniknya lagi, mereka akan menjemput jadi hanya cukup membuat kesepakatan saja kapan dan jam berapa ingin dijemput.

5. Ada Warung di Puncak

Puncak bukit susah belanja ? Tidak, hal berbeda akan kita jumpai ketika berkunjung ke Bukit Jamur karena tepat di puncaknya akan didapati sebuah warung yang menjual berbagai makanan dan minuman. Namun, soal harga cukup tinggi sih, hal ini wajar saja karena mereka harus mengangkut barang melewati tanjakan yang terjal.

6. Dipenuhi Batu Besar

Bukan Bukit Jamur namanya kalau kita tidak dapat menikmati bersantai di atas batu besar. Pengunjung akan dimanjakan dengan tempat relax paling seru karena batu-batu ini siap menampung badan kita. Tidak hanya itu, batu ini menjadi tempat yang bagus untuk berfoto sambil menikmati sunset maupun sunrise

7. Foto dengan Background Awan

Berkunjung ke sebuah tempat diwajibkan untuk mengabadikannya. Maka tidak heran di zaman modern ini kita mengambil foto maupun video sebagai kenang-kenangan yang kemudian dibagikan kepada orang terdekat kita dan sebagai investasi pribadi juga.
Namun, foto kita akan tampak bagus dan indah dengan latar belakang awan. Kami menyukai pemandangan yang unik dan bagus ini sebagai moment kebersamaan dengan orang terdekat.

Foto di atas awan



Kamis, 18 Januari 2018

Perjalanan Seru Menuju Kawah Putih


Kawah Putih

Perjalanan Seru Menuju Kawah Putih. Tahun lalu saya berkesempatan untuk menjajaki Kota Bandung, Jawa Barat. Berada di kota ini tidak sah kalau tak berkunjung ke Kawah Putih. Perjalanan yang memicu adrenalin sangat menarik karena kita dibawa oleh angkutan umum khusus mendaki bersama para pengunjung lainnya.

Tanjakan demi tanjakan mulai dijajal. Perjalanan ini juga dibumbui dengan tikungan yang cukup membuat hati deg-degan tapi tidak membahayakan. Akhir nya kami sampai diterminal angkot di puncak. Artinya tempat tujuan sudah di depan mata. Tanpa menunggu lama lagi, satu persatu meninggalkan angkot untuk pergi menuju pusat Kawah Putih.

Pemandangan Kawah Putih dari dekat


Saya hanya pernah melihat ini di foto yang terpampang di internet. Hasilnya memang menajubkan karena satu kubangan yang tidak terlalu besar ini dikelilingi oleh banyak kayu. Kelihatan seperti musim gugur di Jepang maupun Korea.

Meski matahari memancarkan sinarnya begitu terik tak menyulutkan semangat orang-orang mengelilingi danau itu. Warna nya biru lalu di atas nya ada tanah kuning. Di sebelahnya terdapat tumpukan tanah seperti batu yang menggunung sehingga kita tak bisa melihat pemandangan di belakangnya. Tapi, berkat tumpukan itu kita bisa menghasilkan foto yang instagramble banget.

Jembatan penghubung kawasan Kawah Putih


Pengujung yang datang tak hanya dari Bandung dan sekitarnya tapi ada beberapa kota bahkan provinsi lain. Banyak orang berbondong-bondong datang untuk menikmati danau yang tak boleh disentuh air nya ini. Sebab jika terkena tangan bisa sakit kulit dan beragam penyakit lainnya. Namanya juga air belerang sehingga cukup berbahaya.

Tempat yang indah ini menjadi salah satu tempat favorite untuk melakukan foto prawedding juga. Hasilnya memang tidak mengecewakan, wajar saja banyak orang rela datang jauh-jauh demi menghasilkan karya yang sempurna.

Menikmati Kawah Putih


Biaya berkunjung di sini juga cukup murah. Kita bisa datang ke tempat ini dengan kendaraan roda dua, mobil maupun bus. Nanti ketika sampai maka akan disediakan angkutan lagi bagi mereka yang menggunakan sepeda motor dan bus. Karena dua kendaraan ini tak diizinkan berkendaraa hingga ke puncak. Kecuali mobil pribadi, boleh sampai ke puncak nya.


Hammockan di sini juga sangat menyenangkan


Tiket masuk gratis. Kita cukup membayar jasa angkot 15.000 pulang pergi, lalu masker jika ingin membeli.
Bagi yang berkendara sepeda motor, kita dikenakan parkir 5.000 dan 5.000 juga untuk jasa penitipan helm. Saya juga tidak paham kenapa harus nitip helm padahal ada tukang parkir.

Begitu lah asiknya menikmati wisata di Kawah Putih. Tempat yang pas untuk kunjungan keluarga dan orang terdekat kita.

Sabtu, 13 Januari 2018

Danau Sentarum Putusibau

speedboat untuk mengelilingi Danau Sentarum


Menghabiskan waktu untuk menikmati indahnya karya indah Sang Pencipta menjadi bagian dalam hidup banyak orang. Apalagi dia yang mencintai travelling. Hal serupa juga kualami, sebab menurutku jalan-jalan merupakan salah satu cara bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita umat-Nya.

Salah satu tempat yang pernah kukunjungi di tanah kelahiranku telah memberikan memori yang tak bisa dihapus. Tempat ini memiliki berjuta cerita yang telah memuaskan jiwa raga ku dengan keindahannya. Danau Sentarum, nama tempat tersebut. Kawasan yang selalu membuat orang yang pernah mengunjunginya merasa rindu dan ingin kembali lagi.

Secara geografis, Danau Sentarum terletak di Putusibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia, jaraknya hanya 60 menit dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Badau. Tidak heran jika ada beberapa dari Malaysia yang juga menyukai tempat ini.


Danau Sentarum dari Puncak Bukit Tekenang


Danau Sentarum merupakan danau yang unik karena memiliki dua wajah serta menjadi pengatur debit air bagi sungai terpanjang di Indonesia yaitu Sungai Kapuas. Ketika musim hujan, kawasan Danau Sentarum ini akan dipenuhi genangan air karena harus menampung air yang mengaliri Sungai Kapuas agar tempat tersebut tidak kebanjiran. Namun sebaliknya, apabila musim kemarau datang, Danau Sentarum akan mengering dan tempat ini berubah menjadi kawasan tandus sehingga orang bisa melewatinya menggunakan sepeda motor maupun mobil. Air yang ditampung sebelumnya dialirkan untuk Sungai Kapuas agar kawasan yang dialiri sungai ini tidak kekeringan.

Saya menilai Danau Sentarum ini seperti lilin yang merelakan tubuhnya terbakar habis demi seberkas cahaya. Sebab dia merelakan kawasannya kering demi memberi air untuk tempat yang dialiri oleh Sungai Kapuas. Sifat Danau Sentarum ini cukup mulia yaa, bisa juga seperti pengorbanan orang tua kepada anaknya. 

Tidak hanya sifat baik yang dimiliki oleh danau ini. Ketika berkunjung di sana saya seperti melihat dunia lain karena pemandangannya sangat indah. Di sekeliling danau juga terdapat beberapa bukit yang tersusun rapi sehingga mata kita semakin dimanjakan oleh cantiknya kekayaan alam yang ditawarkan di sini.

Kawasan Danau Senatrum ketika kering


Saya mengelilingi danau tersebut menggunakan speedboat milik warga sekitar tapi kita harus menyewanya. Ada satu tempat yang kami tuju untuk melihat dari ketinggian indahnya kawasan seluas 132.000 hektare ini yaitu Bukit Tekenang. Pada tahun 1999, Danau Sentarum ditetapkan sebagai Taman Nasional untuk melindungi keanekaragaman hayati di wilayah tersebut. 

Danau Sentarum memiliki banyak pohon putat yang kemudian dijadikan rumah oleh lebah hutan sehingga kawasan ini dinobatkan sebagai penghasil madu terbaik kedua di dunia setelah India. Bagi saya, melihat panen madu secara langsung dan dapat meminumnya di sana menjadi daya tarik tersendiri yang tidak akan saya dapatkan dimana pun. Tidak hanya itu, memancing juga menjadi unggulan di sini sebab ikan masih banyak sehingga mudah untuk mendapatkannya.

Proses penyaringan madu atau pasca panen


Bahkan, ada beberpa ikan arwana yang bisa kita pancing tetapi jangan salah, ada kawasan danau yang di lindungi sehingga jika ingin memancing harus dengan warga sekitar agar tidak salah tempat.
Namun sayang, meski menyimpan sejuta keindahan, tempat ini belum dikenal banyak orang. Hal ini menjadi catatan tersendiri bagi pengelola Taman Nasional Danau Sentarum agar lebih lagi mempromosikannya.
Kampung Semangit, kawasan Danau Sentarum

Tempat ini dapat kita datangi melalui dua jalur yakni darat dan udara. Jika ingin menggunakan jalur darat dapat menggunakan taksi atau bus menuju Putusibau dengan jarak tempuh kurang lebih 14 jam. Namun, jika memilih jalur udara, kita hanya membutuhkan satu jam perjalanan sudah bisa sampai di Putusibau.

Wisata Danau Sentarum menjadi pilihan untuk mengisi liburan bersama orang terdekat, karena selain bisa menikmati alam yang indah dan unik, kita juga dapat melihat langsung kehidupan masyarakat yang masih kental dengan sentuhan tradisional.




Senin, 08 Januari 2018

Tempat Hits Anak Muda di Kubu Raya


IMG_3924
taman bunga mini di Borneo Bussines Icon

Tempat Hits Anak Muda di Kubu Raya. Sejak dua bulan yang lalu sosial media dipenuhi dengan gambar berlatar belakang yang sama. Aku melihat pemandangan tersebut memang tidak asing, rasa-rasanya sering dilihat.

Benar saja, tempat tersebut berada di jalan menuju tempat tinggalku. Tapi entah mengapa belum pernah menyempatkan diri untuk melihat-lihat atau mengambil gambar di situ.

Namun, semakin hari semakin banyak foto yang beredar dari sudut pandang yang berbeda. Kelihatannya sangat indah dan menggoda. Hal ini lah yang mendorong raga ku untuk segera melabuhkan diri di halaman hijau penuh hiasan menjulang tinggi.


IMG_3929
icon nama tempat borneo bussiness icon

Nama nya Borneo Bussines Icon, area pergudangan yang tertata rapi ini berada di perbatasan wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sehingga wajar saja banyak orang yang datang untuk menikmati manis nya sore hari tanpa harus menunggu liburan.

Kawasannya yang mudah dijangkau memang menjadi nilai tambah Tidak hanya itu, meski berada tidak jauh dari kawasan perkotaan, tetapi area ini masih layak dijadikan tempat wisata.

Taman mini dengan rerumputan hijau menjadi pilihan untuk bersantai dengan sanak saudara. Wajar saja meski sudah hits sejak beberapa bulan lalu, hingga kini kawasan ini masih selalu ramai didatangi pengunjung.


IMG_3917
Bersantai di halaman hijau nan sejuk

Desain bangunan yang unik membuat foto instagramble banget sehingga bisa dijadikan unggahan untuk quotes-quotes indah (Tapi jangan foto selfie lalu captionnya menggunakan quote mas Tere Liye).

Tidak hanya itu, huruf-huruf yang tingginya hampir sama dengan tinggi orang dewasa membuatnya semakin menarik untuk berpose di huruf kesukaan (entah inisial mantan atau gebetan).

IMG_3930
Icon huruf sesuai keinginan memilih nya

Tempat seperti ini memang agak sulit ditemui karena ada taman bunga mungil menambah manisnya foto-foto kita. Tidak hanya manis sih tapi juga cantik dan membuat mata terpana memandangnya.

Selain itu, kawasan ini juga masih segar dan nyaman untuk di kunjungi. Dan yang paling penting masuknya gratissssssss....

Selain tempatnya yang unik dan nyaman, di sini terdapat banyak jajanan untuk menyeka lapar dan sekaligus mengulang masa kecil dengan jajanan sosis atau telur tusuk. Suasana tambah adem dengan es kelapa muda.

IMG_3953
Menikmati jajanan


Yaah,, karena tempatnya dekat dengan kediaman jadi ketika berada disini kok ya seperti pengunjung dari jauh padahal tidak sampai 5 menit juga udah tiba di rumah.

Selamat menikmati wisata ala anak hits zaman now
Jangan lupa untuk terus menjaga kebersihan lingkungan yaaa..